Ilmu dan Filosofi

Ilmu silat dibagi menjadi dua golongan: Nui Kung dan Way Kung. Way Kung adalah ilmu silat yang menggunakan kekerasan, tetapi hal tersebut tidak mutlak, karena ilmu silat ini juga menjadi bagian dari ilmu kelembutan sebagai induknya. Pada Way Kung terdapat 70% kekerasan dan 30% kelembutan. Pedoman pesilat aliran Way Kung adalah keras lawan keras, karena bukan saja tenaga mereka besar, namun tulangnya pun keras bagai besi dan ototnya besar kelihatan nyata. Para pesilat Way Kung umumnya adalah orang yang bertubuh kuat dan tinggi besar.Sedangkan Nui Kung adalah ilmu silat yang hanya menggunakan 10% tenaga dan 90% kelembutan. Ilmu silat ini sesuai benar bagi orang yang bertubuh kecil dan lemah, karena mereka mempunyai banyak akal, kegesitan, kecerdasan dan keuletan. Nui Kung tingkatannya lebih tinggi dari pada Way Kung, karena merupakan penghalusan atau penyempurnaan dari Way Kung.

Ilmu silat Kung Fu dibagi menjadi dua aliran besar, aliran Utara yang berkembang di utara sungai Jang Ciang, dan aliran Selatan yang berkembang di selatan sungai Jang Ciang. Ilmu silat aliran utara lebih mengutamakan kaki sebagai jurus andalan, dan aliran selatan lebih mengandalkan jurus-jurus tangan. Tetapi tidak berarti jurus tendangan kaki aliran selatan kalah mutunya dibanding aliran utara, dan sebaliknya. Pada aliran selatan ada beberapa yang mengutamakan jurus tendangan, dan pada aliran utara juga ada yang mengutamakan permainan tangan.

Ilmu beladiri Pro Patria disusun secara ilmiah dan memperhatikan kepraktisan dengan bersendi pada Kungfu (hasil dari latihan yang serius dan tekun). Ilmu yang diajarkan telah diramu sedemikian rupa sehingga merupakan perpaduan Kungfu Utara dan Kungfu Selatan. Berbagai latihan tersebut dimaksudkan untuk melatih empat aspek penting yaitu: Bela Diri (melindungi diri dan orang lain yang membutuhkan), Olah Raga (untuk kesehatan dan kebugaran), Seni (untuk keindahan gerak yang terpadu dan dihayati benar-benar), dan Mental (ketekunan, kesabaran, ketenangan, keuletan dan kebijaksanaan).

Tidak dapat dipungkiri bahwa banyak sekali penggemar ilmu silat yang tidak dapat mencapai cita-citanya menjadi benar-benar memiliki kemahiran ilmu silat karena cara pandang yang tidak benar. Mereka cuma mengejar status tingkatan yang tinggi dan ijasah, sehingga berlatih hanya sekedar untuk memenuhi target nilai ujian saja. Tinggi-rendahnya kepandaian ilmu silat seseorang tergantung pada masak tidaknya inti-inti ilmu silatnya. Apa tingkatannya dan macam apa ilmu silat yang telah dipelajarinya tidak menjadi prinsip. Ada peribahasa dalam persilatan bahwa untuk menjadi ahli silat yang tangguh perlu memiliki: pertama keberanian, kedua kekuatan, dan ketiga jurus-jurus yang masak inti-intinya.  I Tan, Êr Li, San Kung Fu.

JURUS-JURUS KUNGFU PRO PATRIA

Walaupun dalam Pro Patria warna utama jurusnya adalah Harimau, seperti ditunjukkan dalam lambangnya, tetapi juga dipelajari berbagai warna jurus binatang:

  1. Jurus Harimau (Hu) – menekankan kekuatan pukulan dan tendangan, dapat menghindar sambil menyerang ke seluruh tubuh lawan.
  2. Jurus Kera (Hou ce’) – menekankan kelincahan gerak, penggunaan akal dalam kondisi apapun, bisa menjatuhkan lawan menggunakan kekuatan lawan sendiri.
  3. Jurus Macan Tutul (Pa) – tidak terlalu mengutamakan kekokohan fisik tapi kegesitan, pukulan dan tendangan mengarah ke tubuh lawan dengan lebih spesifik.
  4. Jurus Naga (Lung) – lebih banyak menggeliat dan mematuk dengan kuat, menonjolkan sifat kejantanan.
  5. Jurus Ular (Coa) – mengutamakan olah pernapasan, sehingga walau awalnya tampak lemah begitu mendapat sasaran tepat akan berakibat fatal. Lebih banyak menampilkan kelenturan.
  6. Jurus Bangau (Hoo) – mengutamakan ketenangan dan kewaspadaan, walau gerak tampak lamban tapi pada saat yang tepat serangan dapat dilakukan dengan cepat dan tiba-tiba.
  7. Jurus Belalang (Thang lang) – mengandalkan kegesitan, gerak tangan dan kaki bisa serempak, dan kuda-kuda kokoh.

Selain itu dipelajari Tai Chi Chuan. Jurus Tai Chi Pro Patria merupakan gabungan dari berbagai aliran Tai Chi yang ada. Selain untuk kesehatan, manfaat Tai Chi yang lain adalah untuk menguatkan daya kekebalan tubuh.

Kurikulum Lama

Latihan di Pro Patria dibagi dalam berbagai  tingkatan-tingkatan yang disebut tingkat perintis. Secara keseluruhan tingkatan latihan dalam Pro Patria yaitu :

1. Program Perintis I : Sabuk Putih
2. Program Perintis II : Sabuk Kuning
3. Program Perintis III : Sabuk Hijau Muda
4. Program Perintis IV : Sabuk Hijau Tua
5. Program Pendekar Muda : Sabuk Biru
6. Pendekar Muda : Sabuk Coklat
7. Pendekar : sabuk Hitam

 

Lama waktu dari masing-masing tingkatan Perintis yaitu 6 bulan, sedangkan pada program pendekar muda dan seterusnya tergantung penilaian dari Dewan Pendekar, biasanya masing-masing paling tidak 4 tahun.
Kurikulum Baru
Kurikulum lama mulai sekitar akhir tahun 2006 sudah tidak diajarkan lagi, sebagai gantinya materi berubah ke jurus-jurus shaolin chuan (shaolin boxing).Informasi mengenai program ini akan kami update menyusul kemudian.

Terima Kasih